SMKS Kesehatan Bhakti Indonesia Medika Kediri

IJIN OPS : 421.5/4679.34/101.3/2017 | NPSN : 60726287 | NSS : 104205630206

Alamat

Jln. Ahmad YAni 12 Kota Kediri
Jawa Timur 64124
Telepon : 0354 690541 | Fax : 0354 690541

STRUKTUR ORGANISASI

  • Kompetensi dan Keahlian


    Keperawatan
    Analis Kesehatan
    Farmasi
    (+)KKPI

  • Tenaga Pengajar

    Dokter
    D4 Analis Kesehatan
    S1 Keperawatan
    S1/S2 Sesuai Bidang

  • Binaan Perguruan Tinggi


    Stikes insan Cendekia Medika
    Stikes Wira Medika PPNI
    Stikes Yogyakarta
    Stikes Borneo Kalimantan Tengah

  • Blogger templates

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Kontributor

    KEGIATAN MPLS SMKS KESEHATAN BHAKTI  INDONESIA MEDIKA KEDIRI 2019

    Cari Blog Ini

    Lokasi

    Galery

    International

    Auto News

    Video

    Kominfo

    Entertainment

    About Me

    Fun & Fashion

    Laman

    About

    Popular posts

    Artikel Dan Informasi

    Juli 24, 2019
    KEGIATAN MPLS SMKS KESEHATAN BHAKTI
     INDONESIA MEDIKA KEDIRI 2019










    Maret 19, 2019
     KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT SISWA SISWI SMKS KESEHATAN BHAKTI INDONESIA MEDIKA KEDIRI

    PENGMAS DI SMPN 1 GAMPENGREJO KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA





















    PENGMAS DI SMPN 2 PLEMAHAN KEDIRIDENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA






    PENGMAS DI MTsN 8 KEDIRI KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA

    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA


    PENGMAS DI MTsN 5 KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA


    PENGMAS DI SMPN 2 KERAS KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA


    PENGMAS DI SMPN 1 SEMEN KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA



    PENGMAS DI SMPN 1 PORWASRI KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA




    PENGMAS DI MTS MIFTAHUL ULLUM KEDIRI
    DENGAN KEGIATAN CEK KESEHATAN TENSI DAN GOLDA



    PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN AJARAN 2019/2020

    Februari 08, 2019
    Rincian Biaya Pendaftaran & Sekolah di SMK KESEHATAN BIM KEDIRI


    -Pendaftaran , Biaya = Rp. 100.000,-


    -Tes Kesehatan ( Yang penting tidak buta warna )

    -Daftar Ulang, Biaya = Rp. 3.400.000,-


     Dengan Rincian :    
          -Seragam 5 macam, atribut, Praktek KIT = Rp. 1.300.000,-
          -Cicilan DP3 = Rp. 750.000,- ( dari biaya Rp. 3.000.000,-)
          -Biaya Praktikum Semester 1 = Rp. 1.200.000,- /Semester
          -SPP Bulan Juli (Awal tahun Ajaran) = Rp. 150.000,-

    -Setelah itu adalah biaya SPP /Bulan = Rp. 150.000,-
    -Biaya Praktek = Rp. 1.200.000,- /Semester 

     ( Mulai kelas X praktek dilaksanakan di lab. sesuai  jurusan milik SMK KESEHATAN BIM KEDIRI sendiri )

            


    Kekurangan DP3 diangsur selama 4 Semester dengan biaya total Rp. 2.500.000,-
    Setiap Semester ada LKS/BKS senilai kurang-lebih Rp. 100.000,-


            Semester 5 ada Prakerin ( Praktek Kerja Industri ) di Rumah Sakit, Apotik, Laboratorium Klinik dengan biaya menyesuaikan.


            Semester 6 Ujian Praktek Keahlian dengan biaya menyesuaikan.
    Ujian Nasional biaya menyesuaikan.

    #Tidak ada biaya UTS dan Ujian Akhir.
    +Ada beasiswa PIP, BKSM.




    Segeralah bergabung dan daftarkan diri anda atau putra-putri anda di SMK Kesehatan BIM Kediri. klik DISINI.

    SERBA-SERBI SMK: BIDANG & JURUSAN SMK KESEHATA DAN PEKERJAAN SOSIAL

    Januari 24, 2019

    Oleh : Fildza Hasna
    Sumber asli : youthmanual

    Kesehatan merupakan salah satu bidang ilmu yang terus berinovasi dari masa ke masa. Industri kesehatan banyak mendapat pengaruh dari sektor ekonomi, sains, dan teknologi. Berkembangnya industri kesehatan tentu membutuhkan tenaga-tenaga profesional dengan keahlian yang mumpuni. Nggak hanya perguruan tinggi, institusi sekolah kejuruan, dalam hal ini SMK, pun turut berkontribusi dalam mencetak tenaga-tenaga ahli yang paham mengenai bidang kesehatan.
    Kini, untuk jenjang SMK sendiri, bidang kesehatan telah bergabung dengan bidang pekerjaan sosial. 
    Karena, seiring perkembangan zaman, kesadaran akan tenaga pelayanan sosial untuk melengkapi layanan kesehatan semakin penting karena tidak melulu aspek fisik dan biologis yang harus diperhatikan dalam sebuah sistem pelayanan kesehatan, namun juga aspek sosial dan psikologisnya.
    Cakupan Studi
    Bidang Ilmu Kesehatan dan Pekerjaan Sosial mencakup 5 program keahlian yang masing-masing dipecah lagi ke dalam Kompetensi Keahlian atau jurusan. Program-program tersebut adalah:

    Keperawatan
    Asisten Keperawatan
    Kesehatan Gigi
    Dental Asisten
    Teknologi Laboratorium Medik
    Teknologi Laboratorium Medik
    Farmasi
    Farmasi Klinis dan Komunitas
    Farmasi Industri
    Pekerjaan Sosial
    Social Care (Keperawatan Sosial)
    Caregiver

    Sejarah dan Perkembangan
    Cikal bakal studi bidang kesehatan sudah ada sejak zaman sebelum Masehi di Mesir, Cina, hingga Yunani dan Romawidari pada praktek-praktek pengobatan kunonya. Tokoh yang terkenal adalah Hippocrates, yang dianggap sebagai Bapak Ilmu Kesehatan di Barat. Kemudian, di akhir tahun 900 Masehi ada pula Avicennadari timur tengah yang mendalami ilmu kesehatan. Pada abad ke-9, sekolah Kesehatan (Kedokteran) pertama berdiri di Italia. Ilmu kesehatan pun mulai berkembang.

    Sejarah studi kesehatan di Indonesia sendiri dimulai sebelum zaman kemerdekaan, yaitu dengan berdirinya sekolah kedokteran, Dokter-Jawa tahun 1851 dan STOVIA di tahun 1902. Alasan Belanda mendirikan sekolah medis adalah untuk mengatasi berbagai wabah penyakit, sebab pengobatan tradisional dianggap tak mampu lagi mengatasinya. Industri kesehatan yang berkembang pesat sejak tahun 1950-an, membawa perubahan di banyak aspek terutama terutama produksi obat-obatan dan usaha rumah sakit. Industri ini pun terus maju seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi.

    Gambaran Bidang Kesehatan dan Pekerjaan Sosial di Indonesia
    Meski dalam 2 dekade terakhir Indonesia terbilang berhasil mengembangkan sektor kesehatan dengan penekanan angka kematian bayi, namun nyatanya Indonesia juga masih memiliki banyak PR terkait bidang krusial yang satu ini. Proporsi dokter dan petugas medis serta kuota rumah sakit dan puskesmas yang ada di Indonesia masih berada di bawah standar WHO, dan ini membuat kita termasuk tertinggal dibandingkan negara-negara lain di Asia Pasifik. Bahkan di beberapa daerah terpencil, tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan masih sulit sekali ditemukan.
    Di sinilah pendidikan berperan dalam menghasilkan tenaga kesehatan profesional demi mencukupi kebutuhan tersebut. Sebagai sebuah institusi yang bertujuan mencetak lulusan siap kerja, SMK pun ikut serta berkontribusi mendidik generasi muda yang terampil dalam praktik-praktik kesehatan.
    Meski sempat melalui beberapa penolakan, pada tahun 2014 pemerintah akhirnya mengakui lulusan SMK Kesehatan sebagai tenaga profesional yang dapat berkarir di institusi penyedia layanan kesehatan. Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan, seorang lulusan SMK dapat bekerja sebagai seorang Asisten Tenaga Kesehatan.
    Sementara itu, seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia dan usia harapan hidup, kebutuhan akan tenaga kerja kesehatan homecare pun ikut mengalami kenaikan. Di sinilah lulusan bidang Kesehatan dan terutama Pekerjaan Sosial berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

    Prospek Karir
    Jika berdasarkan Undang-Undang yang ada, prospek karir utama dari seorang lulusan SMK Kesehatan adalah sebagai seorang Asisten Tenaga Kesehatan.

    Asisten Tenaga Kesehatan sendiri terdiri atas:
    Asisten Perawat
    Asisten Tenaga Kefarmasian
    Asisten Dental
    Asisten Teknisi Laboratorium Medik
    Asisten Teknisi Pelayanan Darah

    Sementara itu, untuk bidang pekerjaan sosialnya sendiri, prospek karir yang bisa dimasuki oleh lulusan SMK adalah sebagai pekerja sosial di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun lembaga sosial milik pemerintah. Selain itu, mereka juga bisa bekerja di perusahaan penyedia layanan homecare yang kini telah banyak menjamur di berbagai daerah di Indonesia.


     

    Contact persons :

    085736189991 WhatsApp 085655701008 WhatsApp 085649339491 WhatsApp

    Email :

    smkkesehatan@bimkediri.sch.id